Mengungkap Sindikat Jaringan Narkoba di Sultra, Polisi Tangkap Polisi

  • Whatsapp

KIATNEWS : KENDARI —- Oknum polisi berpangkat Aipda berinisial AS alias A (31) ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (2/2/2022) di salah satu hotel di Kota Kendari.

Aipda AS yang diketahui berdinas di Kepolisian Resort (Polres) Wakatobi itu dibekuk lantaran diduga terlibat sindikat jaringan narkoba.

Read More

Aipda AS diringkus bersama enam orang lainnya diduga sebagai pengedar narkotika golongan I jenis sabu-sabu.

Adapun identitas enam orang lainnya adalah AA (31), LO (34), HN (42), RM (36), MT (54) dan RI (27).

Polisi juga menyita barang bukti sabu sebanyak 30 saset kecil siap edar, dengan total berat 12,95 gram.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muh.Eka Fathurrahman mengatakan, dari hasil penyelidikan, pihaknya berhasil menangkap tersangka berinisial AS dan AA yang berada di salah satu hotel.

“Betul, sebagai┬ápengedar. Penangkapan itu satunya adalah oknum anggota Polri, yang kesehariannya berdinas di Mapolres Wakatobi dengan barang bukti 2 saset narkotika jenis sabu,” ungkap Kombes. Pol Muh.Eka Fathurrahman, Jumat (4/2/2022).

Ditambahkannya, dari hasil pengembangan, ditemukan 29 saset sabu  di dalam KM Bunda Maria di Pelabuhan Wanci Kota Kendari, milik oknum polisi yang diantarkan oleh LO.

Kombes Muh. Eka menyebutkan, rencananya barang bukti tersebut akan dikirim ke Kabupaten Wakatobi untuk diedarkan.

“Hasil pengembangan berikutnya, di TKP 3 ditangkap lagi 2 orang yaitu HN dan RM dengan barang bukti sebanyak 1 saset yang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 0.46 gram. Kemudian, hasil pengembangan ditangkap lagi MT dan RI (keduanya residivis kasus nakoba),” jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, tujuh orang tersebut terancam Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minila 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.